Selasa, 28 Desember 2010

AYO BERKOPERASI.......!!!!!!!!!!

Cara yang akan saya lakukan untuk memajukan Koperasi yaitu dengan cara
Pertama
Saya akan menjelaskan arti pentingnya koperasi kepada masyarakat agar masyarakat tertarik untuk ikut bergabung dalam koperasi- koperasi yang ada di lingkungan pekerjaan maupun lingkungan masyarakat sekitar. Setelah masyarakat ikut bergabung di dalam koperasi saya menjamin masyarakat akan lebih merasakan manfaat mengikuti koperasi daripada tidak mengikuti koperasi.
Manfaat yang dirasakan masyarakat ketika bergabung dalam koperasi diantaranya yaitu yang pertama ketika seseorang sedang membutuhkan uang secara mendesak,orang tersebut dapat meminjam ke koperasi yang orang tersebut ikuti. Disini peran koperasi termasuk dalam kelompok koperasi simpan pinjam.
Manfaat koperasi yang kedua yaitu orang dapat lebih bersosialisasi denagn masyarakat lainnya. Karena asas koperasi disini adalah kekeluargaan. Oleh karena itu, di dalam koperasi ini kita harus saling membantu satu sama lain jika ada yang membutuhkan.
Manfaat yang ketiga, di dalam koperasi itu ada yang namanya pembagian Sisa Hasil Usaha ( SHU ).
modal koperasi terdiri atas modal sendiri dan modal pinjaman.
Modal sendiri meliputi sumber modal sebagai berikut:
• Simpanan Pokok
Simpanan pokok adalah sejumlah uang yang wajib dibayarkan oleh anggota kepada koperasi pada saat masuk menjadi anggota. Simpanan pokok tidak dapat diambil kembali selama yang bersangkutan masih menjadi anggota koperasi. Simpanan pokok jumlahnya sama untuk setiap anggota.

• Simpanan Wajib
Simpanan wajib adalah jumlah simpanan tertentu yang harus dibayarkan oleh anggota kepada koperasi dalam waktu tertentu, misalnya tiap bulan dengan jumlah simpanan yang sama untuk setiap bulannya. Simpanan wajib tidak dapat diambil kembali selama yang bersangkutan masih menjadi anggota koperasi.
• Simpanan khusus/lain-lain misalnya:Simpanan sukarela (simpanan yang dapat diambil kapan saja), dan Deposito Berjangka.
• Dana Cadangan
Dana cadangan adalah sejumlah uang yang diperoleh dari penyisihan Sisa Hasil usaha, yang dimaksudkan untuk pemupukan modal sendiri, pembagian kepada anggota yang keluar dari keanggotaan koperasi, dan untuk menutup kerugian koperasi bila diperlukan.
• Hibah
Hibah adalah sejumlah uang yang dapat dinilai dengan uang yang diterima dari pihak lain yang bersifat hibah/pemberian dan tidak mengikat.

Modal pinjaman koperasi berasal dari :

• Anggota dan calon anggota
• Koperasi lainnya
• Bank dan Lembaga keuangan bukan banklembaga keuangan lainnya
Kedua
Saya akan membangun koperasi- koperasi,bukan hanya di daerah perkotaan saja tetapi di daerah pedesaan juga akan dibangun koperasi. Agar masyarakat pedesaan juga dapat mengenal koperasi dan dapat tertarik untuk mengikuti kegiatan di koperasi. Dan juga agar masyarakat pedesaan dapat juga menikmati manfaat yang didapat jika mengikuti koperasi.
Mekanisme pendirian koperasi terdiri dari beberapa tahap. Pertama-tama adalah
pengumpulan anggota, karena untuk menjalankan koperasi membutuhkan minimal 20
anggota. Kedua, Para anggota tersebut akan mengadakan rapat anggota, untuk melakukan pemilihan pengurus koperasi ( ketua, sekertaris, dan bendahara ). Setelah itu, koperasi tersebut harus merencanakan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga koperasi itu.

Lalu meminta perizinan dari negara. Barulah bisa menjalankan koperasi dengan baik dan benar.
Ketiga
Koperasi tidak tergantung pada bangunannya, maksudnya untuk mendirikan suatu kelompok koperasi tidak harus menggunakan sebuah bangunan yang khusus digunakan untuk kegiatan koperasi tersebut. Yang terpenting disini adalah kegiatannya. Disini juga harus tetap dibentuk kepengurusan diantaranya ketua, sekretaris dan bendahara. Untuk melakukan kegiatannyabisa dimana saja sesuai keinginan anggota – anggotanya. Bisa saja kegiatannya dapat dilakukan di salah satu rumah anggota.
Pengurus koperasi dipilih dari kalangan dan oleh anggota dalam suatu rapat anggota. Ada kalanya rapat anggota tersebut tidak berhasil memilih seluruh anggota Pengurus dari kalangan anggota sendiri. Hal demikian umpamanya terjadi jika calon-calon yang berasal dari kalangan-kalangan anggota sendiri tidak memiliki kesanggupan yang diperlukan untuk memimpin koperasi yang bersangkupan, sedangkan ternyata bahwa yang dapat memenuhi syarat-syarat ialahmereka yang bukan anggota atau belum anggota koperasi (mungkin sudah turut dilayani oleh koperasi akan tetapi resminya belum meminta menjadi anggota). Dalam hal dapatlah diterima pengecualian itu dimana yang bukan anggota dapat dipilih menjadi anggota pengurus koperasi.
Kelebihan- kelebihan dari koperasi yaitu :
a. Bersifat terbuka dan sukarela.
b. Besarnya simpanan pokok dan simpanan wajib tidak memberatkan anggota.
c. Setiap anggota memiliki hak suara yang sama, bukan berdasarkan besarnya modal
d. Bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota dan bukan sematamata mencari keuntungan.
tujuan pembentukan koperasi di Indonesia:
a. Memajukan kesejahteraan anggota
b. Memajukan kesejahteraan masyarakat
c. Membangun tatanan ekonomi nasional

Manfaat koperasi bagi anggota tidak hanya memenuhi kebutuhan anggota. Jika kita menjadi anggota sebuah koperasi maka kita akan memperoleh manfaat lain yakni:
a. Pada akhir tahun setiap anggota mendapat keuntungan yang disebut Sisa Hasil Usaha
b. Setiap anggota dapat berlatih berorganisasi dan bergotong royong
c. Setiap anggota dapat berlatih bertanggung jawab

Dari penjelasan yang terdapat di atas, tidak ada salahnya kan jika kita ikut dalam kegiatan koperasi????dari kelebihan- kelebihan koperasi kita tahu bahwa dalam koperasi kita tidak dirugikan, malahan kita diuntungkan dari SHU….dan di koperasi juga bisa melakukan kegiatan simpan pinjam…Ayo cepat bergabung dalam koperasi di sekitar lingkungan tempat tinggal anda…. Jangan berpikir lama- lama lagi…!!!!! MARI KITA BERKOPERASI...!!!!

Anjing kecil......

Suatu hari seekor anjing kecil sedang berjalan- jalan di ladang pemiliknya. Ketika dia mendekati kandang kuda, dia mendengar binatang besar itu memanggilnya. Kata kuda itu,” kamu pasti masih baru disini. Tak lama lagi kamu akan tahu bahwa pemilik lading ini mencintai saya lebih dari binatang lainnya sebab saya bisa mengangkut banyak barang untuknya. Saya kira seekor binatang sekecil kamu tidak akan bernilai sama sekali baginya.”
Annjing kecil itu menundukan kepalanya dan segera pergi ketika dia mendengar seekor sapi di kandang sebelah berkata,” saya adalah binatang yang paling terhormat disini sebab nyonya disini membuat keju dan mentega dari susu saya. Kamu tentu tidak berguna bagi keluarga disini.”
Teriak seekor domba,” Hai sapi, kedudukanmu tidak lebih tinggi dari saya. Saya memberi mantel bulu kepada pemilik lading itu, saya memberi kehangatan kepada seluruh keluarga. Tapi mengenai anjing itu, pendapatmu memang benar. Dia tidak memberi apa- apa kepada pemilik lading ini.”
Satu demi satu binatang disitu ikut serta dalam percakapan itu, sambil menceritakan betapa tingginya kedudukan mereka di lading itu. Ayam pun berkata bagaimana dia telah memberi telur, dan kucing yang terkenal dengan kecepatannya, mengatakan bagaimana dia mengenyahkan tikus- tikus rumah itu. Semua binatang sepakat bahwa anjing kecil itu tidak memberi apa- apa kepada keluarga itu
Terpukul oleh kecaman binatang- binatang lain, anjing kecil itu pergi ke tempat sepi dan mulai menangis. Ada seekor anjing tua disitu mendengar tangisan tersebut, lalu mendengarkan cerita anjing kecil itu, “saya tidak memberi pelayanan kepada keluarga disini,”
Kata anjing tua itu,” Memang benar bahwa kamu terlalu kecil untuk menarik pedati. Dan kamu tidak akan bisa memberi susu, telur atau bulu. Tapi bodoh sekali bila kamu menagisi sesuatu yang tidak bisa kamu lakukan. Kamu harus menggunakan kemampuan yang diberikan oleh Sang Pencipta untuk membawa kegembiraan.
Malam itu, ketika pemilik lading baru pulang dan tampak lelah karena perjalanan jauh di tengah terik matahari, anjing kecil itu lari menghampirinya, menjilat kakinya dan melompat ke pelukannya. Sambil menjatuhkan diri ke tanah, pemilik lading dan anjing kecil itu berguling- guling dirumput. Akhirnya pemilik lading itu memeluk dia erat- erat dan mengelus- elus kepalanya serta berkata,” Meskipun saya pulang dalam keadaan lelah, tapi saya merasa semuanya hilang bila kamu menyambut saya. Kamu sungguh paling berharga diantara semua binatang di lading ini.”…..Dan yang paling besar diantaranya adalah kasih.

Semakin bertumbuh dewasa

Perbedaan seseorang yang dikatakan belum dewasa dengan yang sudah dewasasalah satunya adalah dalam orientasi. Yang belum dewasa cenderung mengharapkan orang lain untuk membantu dan menolongnya. Sebaliknya orang dewasa akan lebih berorientasi ke luar dirinya, yakni lebih bersifat memperhatikan orang lain, mempunyai keinginan untuk menolong dan memberi, dan tidak bersifat egoisentris. Orang yang telah bertumbuh akan dengan tegas membentangkan batas- batas yang tidak bisa dilaluinya, yakni yang tidak berkenan pada Tuhan. Namun ketika ia ternyata melampaui batas itu, ia punya keberanian untuk mengakui dosa dan kembali pada Tuhan. Berbeda dengan orang yang tidak matang, yang ketika berbuat kesalahan, sibuk dengan pikiran- pikirannya dan perasaan sendiri dan akhirnya menyerah dengan tuduhan- tuduhan yang timbul dalam pikirannnya. Orang yang telah dewasa juga selalu bersyukur, berbeda dengan orang yang tidak dewasa yang tidak pernah puas dengan segala berkat yang Tuhan telah beri. Orang dewasa juga cepat bisa menemukan kehendak dan jalan Tuhan dalam kejadian- kejadian yang tampaknya sulit untuk dimengerti dan yang tidak diharapkan. Sementara orang yang tidak dewasa selalu mencari- cari kesalahan orang lain, bahkan menyalahkan Tuhan atas kejadian yang tampaknya buruk. Orang yang dewasa juga tidak menelan “ makanan “ yang lunak- lunak saja tetapi makanan yang keras pun ia makan.Artinya firman Tuhan yang tampaknya berat pun ia lakukan. Satu lagi orang yang dewasa tetap akan menjaga dirinya agar tidak takabur dalam kemapanan hidup, tetapi tetap mawas diri, dan tetap berharap dan bergantung pada Tuhan.

Menumbuhkan kepekaan hati......

Suatu hari seorang gadis berdiri di depan jendela kamarnya. Lantas ia membuka jendela kamarnya yang sudah lama terkunci rapat. Ia memandang keluar. Ternyata di luar sana terdapat begitu banyak hal indah. Ada bunga- bunga mawar warna- warni menghiasi halamna rumahnya. Lantas matanya memandang menembus pagar rumahnya. Matanya yang bulat dan jernih itu menangkap seenggok tubuh tergeletak di atas trotoar. Tidak bergerak. Pakaian kumalnya menutupi tubuhnya.
Segera gadis itu meninggalkan kamarnya. Ia melompati pagar rumahnya untuk mendapati tubuh itu. Ia menyentuh tubuh itu. Sudah dingin. Ia tidak tinggal diam. Hatinya tersentak. Ia menjumpai orang tuanya untuk melaporkan hal itu. Ia ingin melakukan sesuatu yang terbaik bagi tubuh yang dingin dan kaku itu.
Hatinya begitu mudah tersentuh oleh kondisi tubuh tak bergerak itu. Ia ingin mengulurkan tangannya. Reaksi orang tuanya sangat positif. Sang Ayah mengajak tetangganya untuk mengurus jenasah itu. Hari itu menjadi hari yang sangat bermakna bagi gadis itu dan keluarganya. Mereka boleh berbuat kasih bagi sesamanya yang tidak berdaya. Itulah wujud penghayatan imannya dalam hidup sehari- hari.
Sering kita menutupi diri terhadap dunia sekitarnya. Mengapa ini bisa terjadi? Karena orang selalu disibukkan oleh urusannya sendiri. Orang mendahulukan kepentingannya sendiri. Padahal orang tidak dapat menghayati imannya tanpa berjumpa dengan orang- orang yang hidup di sekitarnya. Orang tidak bisa melarikan diri dari dunia sekitarnya.
Untuk itu, orang mesti berani membuka jendela hatinya. Orang mesti berani memandang dunia ini lebih jauh. Ternyata ada banyak keindahan di sekitar kita. Ada begitu banyak hal yang masih membutuhkan uluran tangan kita. Ada begitu banyak hal yang mesti mendapatkan polesan tangan-tangan kita.
Kisah tadi mau mengatakan kepada kita bahwa ketika kita membuka hati bagi orang lain, kita akan menemukan hidup ini semakin bermakna. Ternyata hidup ini tidak berakhir dengan diri kita sendiri saja. Tetapi hidup ini mesti dikembangkan dan ditumbuh suburkan dalam hidup sehari- hari.
Apa jadinya kalau kita cuek dan pesimis terhadap dunia sekitar kita? Apa jadinya kalau kita hanya memperhatikan diri sendiri? Kiranya dunia ini akan semakin runyam. Sesama yang ada di sekitar kita tidak kita dengarkan. Padahal kalau kita sungguh- sungguhbuka mata dan telinga, kita akan mampu menumbuhsuburkan iman kita kepada Tuhan. Hidup kita bukanlah suatu kesia- siaan. Tetapi kita akan menemukan makna yang terdalam dari hidup ini.Ternyata hidup ini semakin memiliki makna, ketika kita mengulurkan tangan kita dengan penuh kasih.
Sebagai orang beriman, kita diajak untuk senantiasa membuka mata dan hati kita kepada sesama. Hanya dengan cara tersebut kita dapat menyelamatkan semakin banyak orang yang mengalami penderitaan. Mari kita tingkatkan kepekaan kita terhadap sesama.

Bersyukurlah sebelum makan

Seorang petani tua mengunjungi sebuah keluarga kaya untuk urusan bisnis. Ia diminta tinggal untuk makan siang. Melihat bahwa teman- temannya yang kaya itu mulai makan segera setelah mereka duduk, orang tua itu menundukan kepalanya dan dengan tenang mengucap syukur dalam hatinya. Ketika ia mengangkat kepalanya , tuan rumah tersenyum ramah.” Apakah banyak orang sekitar sini masih mengikuti kebiasaan lama seperti itu?” kata orang kaya itu menyindir.” Apakah tidak ada seorang pun di d4ekat sini yang diterangi secara memadai, tidak memperdengarkan doa- doa mereka di meja makan?”
Petani itu berpikir sejenak, kemudian berkata ,” Baiklah, saya akan menghitung ada beberapa di tempatku yang tidak pernah bersyukur atas makanan yang mereka peroleh”.
“Apakah mereka itu mahasiswa?”
“Bukan, Tuan,”kata petani itu,” babi- babiku.”

Sedikit demi sedikit lama- lama menjadi bukit

Pepatah ini sederhana saja, “ Sedikit demi sedikit, lama- lama menjadi bukit.” Kita biasa memaknainya, bahwa bila kita akan dapatkan sepundi. Namun sesungguhnya pepatah ini tak sekedar berbicara tentang hidup hemat, atau ketekunan menabung.
Pepatah ini menyiratkan tentang sesuatu yang lebih berharga dari sekedar sekantung keeping uang, yaitu : bila kita mampu mengumpulkan kebaikan dalam setiap tindakan- tindakan kecil kita, maka kita akan mendapati kebesaran dalam jiwa kita.
Bagaimanakah tindakan- tindakan kecil itu mencerminkan kebesaran jiwa sang pemiliknya? Yaitu, bila disertai dengan secercah kasih saying di dalamnya. Ucapan terimakasih, sesungging senyum, sapaan ramah, atau pelukan bersahabat adalah tindakan yang mungkin sepele saja. Namun dalam liputan kasih saying, ia jauh lebih tinggi daripada bukit tabungan kita.

Pelukan Yang Menyelamatkan

Pelukan yang menyelamatkan, artikel ini b erkisah tentang minggu pertama dari kehidupan sepasang bayi kembar yang dilahirkan dua belas minggu lebih awal. Masing- masing ditempatkan dalam incubator terpisah. Kyrie, bayi yang lebih besar, cepat sekali bertambah beratnya. Bayi yang lain, Noel, hanya 1 kg beratnya. Jantung dan pernapasannya bermasalah dan harapan hidupnya tipis. Tidak peduli apa yang dilakukan para perawat, tetap saja Noel gelisah dalam ranjangnya dan jantungnya cepat sekali berdetak. Kemudian seorang perawat rumah sakit menempatkan kedua bayi kecil tersebut dalam satu incubator. Saat mereka ditempatkan bersama, bayi yang lebih sehat melingkarkan tangannya ke tubuh saudarinya dalam suatu pelukan mesra. Beberapa menit berselang, Noel mulai tenang, detak jantungnya menjadi menjadi stabil, suhu badannya pun mulai normal. Setelah beberapa hari, berat Noel mulai bertambah. Pada akhirnya kedua bayi tersebut, Kyrie dan Noel tumbuh sehat dan kuat.
Pelukan adalah hadiah yang mengagumkan. Ukurannya sama dan pas untuk semua orang. Mudah diberikan dalam berbagai kesempatan.

Cinta Tuhan Di hati ( Natal )

Lucy adalah pelayan bar. Beberapa minggu sebelumnya, dia sudah meminta ijin dari pimpinannya untuk mengahadiri Misa tengah malam. Sejak dia lulus sekolah, dia tidak pernah absentmengahdiri misa tengah malam. Pendidikan agama yang dahulu diterimanya di rumah masih membekas di dalam dirinya.

“ Selamat malam, “ kata Lucy kepada rekan – rekan sekerjanya ketika dia meninggalkan bar itu pada jam sebelas. “ Selamat malam,Lucy,” sahut mereka.

Lucy membawa pulang senyuman yang berasal dari cinta Tuhan dalam Misa tengah malam itu. Dia ingin segera kembali bekerja. Tapi ruangan itu menjadi senyap dan semua mata memandang pada Lucy.

Salah seorang gadis itu bertanya kepada Lucy,” Apakah kamu ikkut menyambut komuni?”
“ya” katanya.
“ Kalau begitu Tuhan ada dalam hatimu.”
“ Tentu “
“ kalau demikian tolong cium saya,” Dan Lucy mencimnya.
Kemudian rekan- rekan lainnya berteriak,” Cium saya juga”
Saya harus mencium mereka semua. Saya belum pernah memberi ciuman dengan hati semurni itu, terbebas dari segala perasaan manusiawi. Dan saya harus berkata bahwa tak seorang pun telah menerima ciuman sesopan ini.